Tradisi Baritan di Kampung Pondok Srandakan

oprator 04 Mei 2026 09:21:15 WIB

Semangat gotong royong membalut suasana di Padhukuhan 01 Srandakan, Kalurahan Trimurti, Kapanewon Srandakan pada Jumat, 1 Mei 2026. Warga Kampung Pondok bersatu padu melaksanakan persiapan hingga pelaksanaan acara Baritan atau Bersih Dusun, sebuah tradisi turun-temurun sebagai bentuk rasa syukur kepada Sang Pencipta.
Kegiatan kali ini terasa lebih istimewa dengan kehadiran para mahasiswi PLK UNY Sekar Abhinaya yang terjun langsung membaur bersama warga dalam mempersiapkan segala keperluan upacara adat tersebut.
Sinergi Gotong Royong: Bapak, Ibu, dan Mahasiswi
Sejak pagi hari, sinergi gotong royong dari Bapak, Ibu, dan Mahasiswi yang terlihat sibuk mempersiapkan acara Baritan di berbagai sudut kampung. Pembagian tugas berjalan secara alami khas masyarakat pedesaan:
Bapak-Bapak fokus pada persiapan fisik lokasi acara. Mereka bahu-membahu menata tempat yang akan digunakan untuk prosesi doa bersama, memastikan kenyamanan bagi seluruh warga yang hadir.
Ibu-Ibu & Mahasiswi PLK UNY, di area dapur menjadi pusat aktivitas para ibu yang dibantu dengan sigap oleh mahasiswi PLK UNY Sekar Abhinaya. Mereka bekerja sama meracik bumbu dan memasak Nasi Uduk serta berbagai hidangan pelengkap lainnya.
Salah satu daya tarik utama dalam Baritan di Kampung Pondok ini adalah penggunaan wadah tradisional yang tetap lestari dan ramah lingkungan:
'Besek', yakni kotak yang terbuat dari anyaman bambu ini digunakan sebagai wadah bingkisan makanan yang nantinya dibagikan kepada seluruh warga Kampung Pondok. Penggunaan besek memberikan kesan autentik dan menjaga cita rasa masakan tetap segar.
'Tambir', Wadah anyaman bambu berbentuk bulat yang lebih besar ini digunakan khusus untuk menyajikan hidangan utama yang sakral, yakni Ingkung Ayam Kampung dan Pisang Raja.
Kegiatan Baritan ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum penguat tali silaturahmi antarwarga. Keterlibatan mahasiswi PLK UNY Sekar Abhinaya juga memberikan warna baru dalam pelestarian budaya lokal, di mana generasi muda dapat belajar langsung nilai-nilai filosofis dan kearifan lokal yang ada di Bantul.
Acara puncak yang berlangsung khidmat pada sore hari tersebut ditutup dengan doa bersama dan pembagian berkat, sebagai simbol harapan agar seluruh warga Kampung Pondok senantiasa diberikan keselamatan, keberkahan, dan hasil bumi yang melimpah

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 
Kebijakan Privasi

Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License