KKN UNTIDAR Kenalkan Akuaponik sebagai Solusi Bercocok Tanam Tanpa Lahan di Padukuhan Sapuangin

Sandi 04 Agustus 2026 10:30:34 WIB

Sebagai upaya memberikan alternatif bercocok tanam yang dapat diterapkan pada lingkungan dengan keterbatasan lahan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Tidar melaksanakan program kerja akuaponik sebagai solusi bercocok tanam tanpa lahan pada Minggu (2/8/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul *09.00–11.00 WIB ini dilaksanakan di Pendopo RT 128, Padukuhan Sapuangin dan diikuti oleh sekitar 30 peserta dari masyarakat setempat.

Kegiatan diawali dengan pemaparan teori mengenai konsep akuaponik, prinsip kerja sistem akuaponik, serta manfaatnya sebagai alternatif budidaya tanaman dan ikan pada lahan yang terbatas. Mahasiswa KKN menjelaskan bagaimana sistem akuaponik menggabungkan budidaya ikan dan tanaman dalam satu sistem yang saling mendukung, sehingga dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan ruang terbatas untuk menghasilkan bahan pangan.

Setelah penyampaian teori, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan dan penerapan sistem akuaponik. Masyarakat diajak untuk memahami secara langsung tahapan penyusunan komponen, pemasangan sistem, hingga cara kerja akuaponik dalam mengalirkan air dari wadah ikan menuju media tanaman. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN memberikan pendampingan agar masyarakat dapat memahami cara perawatan dan pengelolaan sistem secara mandiri.

Sebagai bentuk keberlanjutan program, mahasiswa KKN menyediakan satu unit akuaponik untuk setiap RT di Padukuhan Sapuangin. Pemberian tersebut diharapkan dapat menjadi contoh yang dapat dikembangkan dan dimanfaatkan oleh masyarakat di masing-masing lingkungan RT. Dengan adanya fasilitas tersebut, masyarakat dapat mempraktikkan secara langsung sistem akuaponik serta mengembangkan budidaya tanaman dan ikan sesuai dengan kondisi lingkungan setempat.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan adanya diskusi dan tanya jawab antara mahasiswa KKN dan peserta. Masyarakat menunjukkan antusiasme dalam mengikuti penjelasan maupun praktik, terutama terkait cara perawatan, pemilihan tanaman, dan pengelolaan sistem akuaponik agar dapat berjalan secara optimal.

Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Universitas Tidar berharap masyarakat Padukuhan Sapuangin dapat memanfaatkan akuaponik sebagai alternatif bercocok tanam yang praktis dan efisien di tengah keterbatasan lahan. Selain menghasilkan tanaman dan ikan, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan ruang terbatas serta mendorong penerapan sistem budidaya yang berkelanjutan di lingkungan Padukuhan Sapuangin.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 
Kebijakan Privasi

Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License