Pemanfaatan Kotoran Kambing Menjadi Briket kepada Warga Padukuhan Sapuangin
Sandi 31 Juli 2026 09:09:54 WIB
Sebagai upaya mendorong pemanfaatan limbah peternakan menjadi produk yang bernilai guna, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Tidar melaksanakan program kerja pelatihan pembuatan briket berbahan dasar kotoran kambing pada Rabu (29/7/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 20.00–22.00 WIB ini dilaksanakan di gudang belakang Masjid Nurul Islam, Padukuhan Sapuangin, dan diikuti oleh bapak-bapak Padukuhan Sapuangin.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan penyampaian materi mengenai potensi pemanfaatan kotoran kambing sebagai bahan baku pembuatan briket. Mahasiswa KKN menjelaskan manfaat pengolahan limbah peternakan, baik dari segi lingkungan maupun ekonomi, serta memperkenalkan briket sebagai salah satu bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan dan memiliki nilai guna bagi masyarakat.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan briket. Mahasiswa KKN memperagakan setiap tahapan pembuatan, mulai dari pengolahan bahan baku, pencampuran dengan bahan perekat, proses pencetakan, hingga teknik pengeringan briket agar menghasilkan produk yang padat dan siap digunakan. Selama praktik berlangsung, para peserta turut memperhatikan setiap tahapan dan aktif berdiskusi mengenai proses pembuatan serta potensi penerapan briket dalam kehidupan sehari-hari.
Program kerja ini dilaksanakan sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan limbah peternakan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui inovasi tersebut, kotoran kambing yang sebelumnya dianggap sebagai limbah dapat diolah menjadi produk yang lebih bermanfaat dan berpotensi menjadi sumber energi alternatif bagi rumah tangga maupun kegiatan lainnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Tidar berharap masyarakat Padukuhan Sapuangin semakin memahami pentingnya pengelolaan limbah peternakan secara berkelanjutan. Selain membantu mengurangi pencemaran lingkungan, pemanfaatan kotoran kambing menjadi briket diharapkan dapat menjadi inovasi yang memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan lestari.
Komentar atas Pemanfaatan Kotoran Kambing Menjadi Briket kepada Warga Padukuhan Sapuangin
Formulir Penulisan Komentar
Tautan
AUDIO
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Semarak Senam Bersama Ibu-Ibu Padukuhan Sapuangin, KKN UNTIDAR Bagikan Doorprize
- KKN UNTIDAR Gelar Demonstrasi Masak Nugget Ikan Lele sebagai Alternatif Inovasi Pengolahan Pangan
- KKN UNTIDAR Kenalkan Akuaponik sebagai Solusi Bercocok Tanam Tanpa Lahan di Padukuhan Sapuangin
- Semarak TPA Masjid An-Nur, KKN UNTIDAR Umumkan Pemenang Lomba Mewarnai
- Mahasiswa KKN Universitas Tidar Dukung Digitalisasi UMKM
- Pendampingan Kegiatan Belajar Kreatif di PAUD Lopati
- Pemanfaatan Kotoran Kambing Menjadi Briket kepada Warga Padukuhan Sapuangin
Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License

















