Masyarakat Nengahan Melakukan Pembuatan Botanical Ecoprint
07 Februari 2022 13:15:32 WIB
Ecoprint adalah kegiatan membatik kain dengan menggunakan dedaunan, sesuai dengan namanya eco atau ekosistem yang berarti lingkungan hayati. Cara pembuatannya adalah menjiplak dedaunan kemudian merebusnya. Proses pembuatan ecoprint ini mirip dengan proses pembuatan batik, maka sering disebut juga dengan batik ecoprint.
Pada 6 Februari 2022, masyarakat Nengahan yang didominasi oleh Ibu-Ibu PKK dan Karang Taruna Tunas Mulia bersama dengan KKN 104 UMY melakukan kegiatan pembuatan Ecoprint yang dipimpin oleh Bu Nadiroh Asarirah sebagai narasumber acara dan Dosen Pembimbing Lapangan KKN 104, Bu Fitriah. (INN)
Komentar atas Masyarakat Nengahan Melakukan Pembuatan Botanical Ecoprint
Formulir Penulisan Komentar
Tautan
AUDIO
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Semarak Senam Bersama Ibu-Ibu Padukuhan Sapuangin, KKN UNTIDAR Bagikan Doorprize
- KKN UNTIDAR Gelar Demonstrasi Masak Nugget Ikan Lele sebagai Alternatif Inovasi Pengolahan Pangan
- KKN UNTIDAR Kenalkan Akuaponik sebagai Solusi Bercocok Tanam Tanpa Lahan di Padukuhan Sapuangin
- Semarak TPA Masjid An-Nur, KKN UNTIDAR Umumkan Pemenang Lomba Mewarnai
- Mahasiswa KKN Universitas Tidar Dukung Digitalisasi UMKM
- Pendampingan Kegiatan Belajar Kreatif di PAUD Lopati
- Pemanfaatan Kotoran Kambing Menjadi Briket kepada Warga Padukuhan Sapuangin
Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License















