TEMPE BENGUK BUATAN DUSUN X PEDAK

Sandi Tri Prasetyo, S.T. 28 Agustus 2019 20:08:40 WIB

Sebagai makanan khas Indonesia, Tempe sudah terkenal di seluruh dunia. Makanan yang berbahan dasar kedelai ini memiliki kandungan protein yang tinggi dan rasanya yang lezat. Olahan dari tempe ini banyak jenis namun, bahan dasar tempe juga bervariasi tidak hanya kacang kedelai namun juga benguk dan koro.

Di Dusun X Pedak terdapat warganya yang memproduksi tempe secara mandiri yaitu Ibu Musdi yang berada di RT 62. Ibu Musdi Widodo sudah memulai usaha ini sejak lama kurang lebih lima belas tahun yang lalu, walaupun tidak setiap hari hanya menyesuaikan ketersediaan bahan baku. Pemasok yang menjadi langganan untuk produksi oleh Ibu Musdi Widodo berasal dari Wonosari, Gunungkidul. Harga sekilo biji benguk Rp 10.000. Usaha kecil-kecilan ini diakuinya selain untuk mencari uang tambahan sehari-hari juga untuk mengisi waktu luang saja. Sedangkan, untuk pemasaran dari produk tempe yang dihasilkan ini biasanya hanya di sekitar daerah Pedak walaupun begitu, Ibu Musdi Widodo juga menerima pesanan yang pengirimannya jauh.

Proses pembuatan tempe benguk ini melalui beberapa tahapan yaitu :

  1. Rebus biji benguk dengan air mendidih kurang lebih selama 1 jam untuk menyerap getah yang pahit, terkadang dalam memasaknya bisa menggunakan abu gosok.
  2. Setelah direbus, kemudian biji benguk ditiriskan dan dikupas kulitnya. Cuci hingga bersih.
  3. Siapkan wadah berisi air panas untuk merendam biji benguk kembali selama 3 hari, kemudian ditiriskan dan didinginkan.
  4. Potong-potong biji benguk menjadi beberapa bagian, kemudian berikan bubuk ragi secukupnya dan secara merata. Ragi yang digunakan sama dengan bubuk ragi untuk tempe kedelai biasa.
  5. Bungkus biji benguk yang sudah diberikan ragi kemudian dibungkus dengan dua lapis yaitu daun jati dan bungkus kertas bekas dan diikat.
  6. Setelah dibungkus biarkan biji benguk berfermentasi menjadi tempe dengan dibiarkan di lantai atau wadah yang lebar supaya tidak lembap.

Dalam proses pembuatannya sendiri, Ibu Musdi hanya dibantu keluarganya sendiri dan biasanya dilakukan saat siang hari supaya keesokan harinya sudah bisa dijual. Biaya produksi tempe benguk sebanyak lima kilo sendiri biasanya sebesar kurang lebih Rp 60.000 dan menghasilkan sebanyak 125 bungkus. Harga jual tempe benguk sendiri per bungkusnya Rp 600.  Dengan waktu produksi yang menelan waktu kurang lebih satu minggu ini, maka hasil yang didapat oleh Ibu Musdi tidak begitu banyak dari tempe benguk.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Kalender

Pengumuman

SAKSIKAN TURNAMEN QUARTER FINAL FUTSAL TRIMURTI CUP 2018 DI LAPANGAN FUTSAL DMT BANGUNJIWO, KASIHAN BANTUL PADA HARI MINGGU, TANGGAL 09 DESEMBER 2018

AUDIO

Lokasi Trimurti

tampilkan dalam peta lebih besar